IDPMI Gelar Rapat Koordinasi Bersama IDX Kalimantan Barat dan UWDP, Perkuat Literasi Pasar Modal
Ikatan Dosen Pasar Modal Indonesia (IDPMI) menggelar rapat koordinasi bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Kalimantan Barat dan Universitas Widya Dharma Pontianak (UWDP) pada Kamis (29/1/2026). Pertemuan ini dilaksanakan secara daring sebagai langkah awal penguatan kolaborasi dalam peningkatan literasi pasar modal.
Rapat koordinasi ini diinisiasi oleh Penanggung Jawab Galeri Investasi Universitas Widya Dharma Pontianak sekaligus anggota IDPMI, Dr. Andre Prasetya Willim. Kegiatan tersebut membahas sinergi program kerja IDPMI Katalis, khususnya dalam peningkatan literasi pasar modal serta penguatan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, terutama pada aspek pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat.
Hadir dalam rapat tersebut Kepala Kantor Perwakilan BEI Kalimantan Barat, Ardhy Anto, Ketua IDPMI Dr. Yupiter Gulo, Sekretaris Jenderal IDPMI Veny Anindya Puspitasari, Dr. Andre Prasetya Willim, serta jajaran pengurus IDPMI.
Sekretaris Jenderal IDPMI, Veny Anindya Puspitasari, menegaskan bahwa pengembangan ekosistem pasar modal tidak dapat dilakukan secara mandiri. Kolaborasi lintas institusi dinilai menjadi kunci dalam membangun pemahaman pasar modal yang inklusif dan berkelanjutan.
“Kami memiliki program kerja IDPMI Katalis, salah satunya fokus pada literasi pasar modal dan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Namun, program tersebut tidak dapat berjalan sendiri. Karena itu, kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi dan BEI, menjadi sangat penting untuk mendukung ekosistem Pasar Modal Indonesia,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua IDPMI, Dr. Yupiter Gulo, berharap kolaborasi antara IDPMI, UWDP, dan IDX Kalimantan Barat ini dapat menghasilkan program literasi pasar modal yang lebih terarah, dengan sasaran yang jelas dan berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya civitas akademika.
Perwakilan BEI Kalimantan Barat, Ardhy Anto, menyampaikan bahwa program-program yang diusung IDPMI sejalan dengan visi dan misi Bursa Efek Indonesia, terutama dalam upaya peningkatan literasi pasar modal di daerah.
“Program IDPMI sangat sejalan dengan Bursa Efek Indonesia, khususnya BEI di tingkat provinsi. Hal ini mendukung upaya kami dalam meningkatkan literasi pasar modal di daerah,” ungkapnya.
IDX Kalimantan Barat juga menegaskan komitmennya dalam mendukung peran dosen sebagai agen literasi pasar modal. Menurutnya, pendidik memiliki posisi strategis dalam menyebarluaskan pemahaman mengenai industri pasar modal kepada generasi muda.
“Melalui pendidik dan tenaga dosen, informasi terkait industri pasar modal dapat diteruskan dengan baik. Karena itu, kami di IDX bersama industri akan berupaya memberikan dukungan serta fasilitas yang dibutuhkan,” tambahnya.
Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan kolaborasi antara IDPMI, Universitas Widya Dharma Pontianak, dan IDX Kalimantan Barat dapat menyukseskan program-program literasi pasar modal yang inklusif, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.